Tradisi Perayaan Paskah di Berbagai Negara

0
508

Teks oleh Threeona

Paskah yang juga disebut dengan Pascha dalam bahasa Yunani Latin adalah sebuah festival dan hari raya bagi umat Kristen untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus dari kematian. Hari Raya Minggu Kebangkitan ini dijelaskan di Perjanjian Baru dalam Alkitab bahwa akan terjadi pada hari ketiga setelah penguburan dan penyaliban Yesus Kristus. Ini adalah puncak dari Sengsara Yesus yang sebelumnya didahului oleh masa prapaskah.

Sebagian besar orang Kristen menyebut minggu sebelum Paskah sebagai “Pekan Suci“ yang berisi hari-hari Triduum Paskah; Kamis Putih yang memperingati perjamuan terakhir, Jumat Agung yang memperingati penyaliban dan kematian Yesus Kristus, serta Sabtu Suci. Hari raya Paskah biasanya erat dikaitkan dengan telur paskah, kelinci dan permen. Budaya tersebut berakar pada keyakinan bahwa kelinci dan telur melambangkan kesuburan dan kelahiran kembali. Namun kebiasaan itu mungkin tampak aneh bagi sejumlah orang di negara lain sebab setiap negara pastilah memiliki tradisinya masing-masing. Hal itu akan terlihat unik untuk warga di belahan bumi yang lain utamanya beberapa negara dari benua Eropa. Berikut beberapa uraian keunikan perayaan paskah di berbagai negara.

1. Sweden

Negara kelahiran pendongeng terkenal Hans Christian Andersen mempunyai cara tersendiri dalam merayakan paskah. Dilansir dari laman resmi pemerintah negara Swedia, Perayaan Paskah di negara ini dimulai sejak hari Sabtu atau yang sering juga disebut Sabtu Suci. Pada hari itu, anak-anak akan berdandan seperti penyihir; mengenakan pakaian yang dibuang atau tidak terpakai lagi, tudung kepala berwarna cerah dan pipi yang dicat merah merona. Mereka lalu memberikan surat dan kartu pada orang tua ataupun orang lain di lingkunga terdekat dengan harapan mereka mendapatan permen sebagai balasannya. Kemudian di hari minggu, semua orang akan melakukan tradisi makan bersama keluarga. Mereka akan menyantap telur, ikan, dan Jansson Temptation (kentang, bawang dan acar sarden panggang dalam krim).

2. Hungaria

Springkling atau Locsolkodas adalah tradisi Paskah populer di Hungaria yang dilakukan pada Senin Paskah yang juga dikenal dengan Ducking Monday. Dikutip dari artikel dalam laman We Love Budapest, anak laki-laki akan  membacakan puisi untuk anak perempuan lalu menyemprotkan parfum atau menyiram air wangi ke gadis-gadis. Dulunya, para pemuda di sana menuangkan seember air ke kepala gadis-gadis namun sekarang mereka akan menyemprotkan parfum atau air biasa dan berciuman. Meskipun terlihat tidak adil tapi sebagai imbalan untuk setiap “percikan“, anak perempuan harus memberikan coklat telur paskah untuk anak lelaki tadi yang sudah dicat khusus, kue buatan rumah ataupun palinka (brendi buah Hongaria yang manjur). Orang Hungaria memiliki kepercayaan bahwa air tersebut dapat membersihkan, menyembuhkan dan memberi efek rangsangan kesuburan.

3. Florence, Italy

Penduduk setempat di Florence merayakan tradisi Paskah sejak 350 tahun yang lalu. Tradisi ini dikenal sebagai Scoppio del Carro atau Ledakan Gerobak  yang dilangsungkan pada hari Minggu Paskah. Dilansir dari halaman situs Visit Florence, Festival ini juga diadakan untuk menandai kemenangan Perang Salib Pertama. Sebuah gerobak yang penuh dengan kembang api dibawa ke jalan-jalan kota Florence oleh orang yang berkostum abad ke-15 yang berwarna-warni sebelum berhenti di luar Duomo; the Archbishop of Florence kemudian menyalakan lampu selama Misa Paskah yang mengarah keluar gerobak dan menyalakan kembang api dengan meriah. Tradisi ini mengharapkan keberhasilan panen diseluruh penjuru Florence.

4. Corfu, Yunani

Pot Throwing atau Botides di Yunani merupakan tradisi yang dilangsungkan pada hari Sabtu Suci oleh warga di Corfu. Tradisi dimana kendi tanah liat besar yang berisi air dilemparkan dari jendela rumah ke jalanan. Disadur dari artikel yang dimuat oleh Public Radio International, Orang Corfu percaya kebiasaan itu membantu mengusir roh jahat dan penonton membawa potongan-potongan pot yang pecah ke rumah sebagai jimat keberuntungan. Tradisi ini tidak jelas asal-usulnya namun beberapa sumber mengatakan kebiasaan ini berasal dari Vienna yang memerintah Corfu antara abad ke 14 dan 18. Untuk menandai tahun baru, orang Venesia akan membuang barang-barang lama mereka yang kemudian diadopsi oleh orang Yunani menggunakan pot tanah liat dan memindahkannya ke Paskah. Hari Paskah ini pun kemudian menjadi salah satu hari libur paling penting dalam kalender Yunani. Referensi dalam Alkitab menyebutkan menghancurkan tanah liat melambanngkan ilahi yang menjatuhkan musuh.

5. Haux, Perancis

Di saat orang-orang dari beragai dunia merayakan paskah dengan telur rebus, warga Haux memiliki tradisi dalam merayakan hari penting ini. Warga Haux akan membuat telur dadar raksasa dari kurang lebih 5000 telur pada hari Senin Paskah. Dilansir dari laman Panduan Wisata Perancis, Pembuatan telur dadar raksasa ini kemudian dinikmati oleh 1000 tamu undangan dalam suatu makan siang bersama. Tradisi unik di Perancis ini telah berlangsung selama lebih dari 30 tahun. Bermula dari kesukaan Napoleon Bonaparte terhadap telur dadar setelah perjalanannya melalui sebuah kota kecil di selatan Perancis. Sepulangnya dari sana, ia memerintahkan warga kota untuk mengumpulkan telur dan membuat telur dadar raksasa keesokan harinya. Hal ini kemudian menjadi tradisi selama bertahunn-tahun oleh warga Perancis dalam menyambut Paskah.

6. Norwegia

Bagi orang Norwegia, Paskah adalah waktu yang begitu populer untuk membaca novel-novel kriminal sehingga penerbit benar-benar mengeluarkan serial thriller Paskah khusus yang dikenal sebagai Paaskekrimmen. Dikutip dari artikel yang dimuat WomansDay, Tradisi ini telah dimulai sejak 1923 ketika penerbit buku mempromosikan novel kriminal barunya dihalaman depan surat kabar. Semenjak itu, orang-orang di Norwegia pada hari Paskah menghabiskan waktu dengan membaca novel novel bertema thriller.

7. Yerusalem, Israel

Bagi orang Kristen di Israel, Paskah adalah perayaan khidmat dan tradisional. Dikutip dari artikel yang dimuat oleh Intrepid Travel, jalan dan lorong di Kota Tua Yerusalem dipenuhi ribuan peziarah. Selain peziarah, pendeta juga berdatangan memenuhi jalan di Via Dolorsa – jalan yang sama yang Yesus lewati pada hari ia akan disalibkan di kayu salib. Selama perjalanan Via Dolorosa ini, banyak orang yang memegang salib sambil berdoa. Tradisi ini lebih dikenal dengan Jalan Salib. Uniknya, peristiwa serupa juga dapat ditemui di Indonesia. Semua gereja katolik akan melaksankan jalan salib untuk memperingati sengsara Yesus Kristus.

8. Czech Republic and Slovakia

Di republik Ceko Slovakia pada hari Senin Paskah, anak lelaki setempat akan berkeliaran dijalanan dengan willow gally yang dihias dengan embel-embel pita nan indah. Anak lelaki ini kan mencari anak perempuan yang mereka temui untuk dicambuk. Dilansir dari laman resmi Majalah Wanderlust, tradisi “mencambuk” yang dimaksudkan ialah bukan mencambuk untuk menyakiti anak gadis tersebut namun kepercayaan warga setempat dengan mencambuk seorang anak perempuan dengan willow gally tadi akan mendorong kesehatan dan kecantikan yang baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

13 − six =