Liputan

Dari Gagasan Menjadi Tulisan, Baruga Kosmik Unhas Gelar Workshop Kepenulisan

Tulisan: Asmaul Husna

Biro Penerbitan Baruga Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Kosmik) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Workshop Kepenulisan bertema “Seni Mengolah Gagasan Melalui Kepenulisan”. Kegiatan ini bertempat di Aula Student Center Fakultas Kedokteran Unhas, Minggu (30/08/2026).

Workshop ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan dalam proses kepenulisan, mulai dari mengolah gagasan hingga menyempurnakan naskah. Peserta juga diarahkan untuk menghasilkan esai populer secara bertahap, mulai dari pengembangan ide hingga penyusunan naskah final.

Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Koordinator Biro Penerbitan Baruga, Masyita, dilanjutkan dengan pembukaan oleh Ketua Umum Kosmik Periode ke-39, Indra Maulana Majid. Dalam sambutannya, Indra menyampaikan bahwa menulis bukan sekadar merangkai kata, melainkan seni mentransfer gagasan agar dapat dipahami, menggerakkan, dan memberikan dampak bagi pembaca.

Ia juga mengajak peserta memanfaatkan workshop sebagai ruang untuk mengembangkan ide kreatif melalui diskusi dan praktik bersama para pemateri. Hal tersebut kemudian diterapkan melalui tiga sesi materi yang membekali peserta dalam merencanakan, menyusun, hingga menyempurnakan tulisan.

Sesi pertama, “Perencanaan Penulisan”, dibawakan oleh Indo Alang, anggota Departemen Unit Kegiatan Pers Mahasiswa Unhas (UKPM-UH). Materi ini membahas proses perencanaan tulisan sebagai tahap awal sebelum gagasan dikembangkan menjadi naskah.

Materi kemudian dilanjutkan dengan “Penyusunan dan Pengembangan Naskah” yang disampaikan oleh Dosen Universitas Negeri Makassar sekaligus alumni Kosmik angkatan 2013, Nurul Fadhillah S. Dalam pemaparannya, Ia membahas tahapan penyusunan dan pengembangan tulisan agar gagasan dapat dituangkan secara lebih terarah.

“Ide itu dapat berangkat dari keresahan yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, beranilah melihat dunia tidak hanya dalam ranah hitam dan putih, tetapi dengan lebih berwarna. Jangan mudah menjustifikasi sesuatu hanya berdasarkan apa yang terlihat di permukaan, tetapi cobalah melihatnya dari berbagai sudut pandang,” tuturnya.

Pada sesi terakhir, anggota Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah Unhas, Muh. Rizal, membawakan materi “Penyuntingan dan Penyempurnaan Naskah”. Peserta diajak mengevaluasi, merevisi, dan menyempurnakan tulisan berdasarkan hasil evaluasi serta umpan balik hingga menjadi esai populer yang utuh dan siap dikembangkan untuk publikasi.

Selain itu, peserta juga terlibat dalam praktik langsung, mulai dari membuat outline, menyusun argumen tulisan, hingga melakukan peer review. Rangkaian materi dan praktik tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengolah gagasan secara lebih terarah hingga menghasilkan tulisan yang lebih utuh dan berkualitas.

Kosmik

Recent Posts

Ketika Aku Mendengar Lagu di Jam 3 Pagi

Tulisan oleh: Zildan Maulana Yusuf Yes, and how many times must a man look upBefore…

3 days ago

V-Max dan Luka yang Tersembunyi dalam Spider-Man: Brand New Day

Tulisan oleh: Nur Muthya Salwa Judul Film: Spider-Man: Brand New DaySutradara: Destin Daniel CrettonPenulis Skenario:…

3 days ago

KIFO Advance Class Jadi Ruang Pengembangan Keterampilan Fotografi dan Film

Tulisan Oleh: Aflahulkhalis Klub Kine dan Fotografi (KIFO) Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Kosmik) Universitas Hasanuddin…

6 days ago

Mencari yang Seharusnya Ada

Tulisan Oleh: Nadine Arsetya Prabowo Ada hal-hal yang selama ini begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari…

1 week ago

CSC Corner: Realitas Sosial Politik Melihat Gaya Komunikasi Pemerintah

Tulisan Oleh: Tim Baruga dan CSC Komunikasi politik bukan sekadar proses penyampaian informasi, melainkan proses…

1 week ago

Kosmik Unhas Soroti Gaya Komunikasi Politik Pemerintah lewat Diskusi CSC

Tulisan Oleh: Nur Muthya Salwa Communication Study Club (CSC) Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Kosmik) Universitas…

1 week ago