Foto: by Pinterest
Tulisan: Sitti Zaenab Al Fitriyah
Denging suara lantang digaungkan, menyalak-nyalak
sebab kuasa terkepal di tangan.
Tak peduli apakah masuk logika
atau menginjak realita.
Melayang tinggi berfantasi,
diiringi musik tepuk tangan,
tawa kosong penderita yang masih saja membela.
Nyalang tatap tajam, tunjuk awak media massa.
“Bisakah sedikit saja istirahat menulis berita?
Sini, kita duduk, makan gratis, lalu tertawa bersama.
Tulis saja kita ini bangsa besar dan kaya.
Persetan nilai rupiah tiada artinya
karena kita warga desa.”
Oh… Kasih, selamat panjang usia,
walau lukamu selalu basah, terbuka menganga.
Tenang saja, kita masih punya mahasiswa
yang masih saja bergelut, bertarung dengan sertifikasi
dan angka yang tak ada habisnya
untuk ia gunakan mencari kerja.
Yang masih bermimpi mencerdaskan
dan mengobati anak bangsa,
walau upah yang diterima
jauh dibanding beban kerja.
Kita masih punya rumah, kan?
Berupa puing-puing batu berdebu,
tak kunjung datang bantuan
tuk amankan anak dari hujan.
Atau rumah mewah terus bertambah
seharga darah, angka korban jiwa.
Atau seharga kertas-kertas
serta setumpuk emas,
sayang diabaikan karena hanya dibayar
beberapa tahun penjara?
Terima kasih untuk seporsi mie ayam,
enaknya tiada dua.
Meski isinya tak lepas
dari bayang-bayang inflasi harga,
setidaknya ada semangkuk penghibur
penat, luka, lara
di tengah bisingnya dunia
bernama Indonesia.
Tulisan: Asmaul Husna Biro Penerbitan Baruga Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Kosmik) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar…
Tulisan oleh: Shaabirah Diyaayil Haq What comes to mind when you sense something memorable? Take…
Tulisan oleh: Putri Khairunnisa Judul Asli: コーヒーが冷めないうちに #2Judul Terjemahan: Funiculi Funicula 2: Kisah-Kisah yang Baru…
Tulisan oleh: Abdul Hafid Zainal Biro Broadcasting Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Kosmik) Universitas Hasanuddin (Unhas)…
Tulisan oleh: Puji Lestari W Katanya, Indonesia baik-baik saja.Bendera masih berkibar.Pagi masih menyapa.Anak-anak masih membawa…
Tulisan oleh: Faizah Nur Aisyah Syamsuar Kita semua tahu cinta pertama ada untuk selamanya, namun…