Mahasiswa Ilmu Komunikasi Peroleh Gold Medal Dalam PIMNAS ke-38

0
153
Foto Oleh: Dokumentasi Pribadi

Tulisan Oleh: Fahry Muhammad

Editor: Masyita

Dua Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Unhas) angkatan 2023 (Bimagasta) meraih gold medal kategori Presentasi dan Poster dalam ajang bergengsi, Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 38, Kamis (27/11).

Eno Zakira berhasil meraih juara 1 kategori presentasi dan poster, serta Putri Annisa berhasil meraih juara 1 kategori presentasi. Dalam wawancara, Eno menjelaskan penelitiannya berjudul AI Well yang mengembangkan model intervensi mindfulness untuk menurunkan ketergantungan mahasiswa terhadap AI. Ia dan timnya bekerja di skema Riset Sosial Humaniora dan fokus pada masalah utama yakni dependensi AI pada mahasiswa di Kota Makassar.

“AI itu bermanfaat, tapi kalau dipakai tidak tepat bisa bikin kita kehilangan kemampuan berpikir kritis,” kata Eno.

Ia menyebut timnya terdiri dari tiga mahasiswa psikologi dan satu mahasiswa statistika, sementara ia sendiri berasal dari Ilmu Komunikasi. Putri Annisa, rekannya sesama angkatan, juga meraih juara satu kategori presentasi melalui riset analisis konten mengenai eksploitasi hewan di media sosial.

Proses penyusunan PKM menjadi tantangan terbesar bagi Eno karena harus masuk ke ranah psikologi dan menjalani intervensi bersama fasilitator psikolog. Ia menilai masa karantina Unhas adalah fase paling berat karena harus menyusun laporan hingga larut malam setiap hari.

Momen paling berkesan bagi Eno terjadi saat evaluasi dan validasi riset oleh reviewer nasional yang memberi apresiasi tinggi pada model intervensinya. Ia menyebut keyakinan tim untuk menang muncul setelah melalui banyak sesi perbaikan selama karantina.

“Saat divalidasi juri nasional dan dibilang riset kami bagus, di situ kami yakin bisa,” ujar Eno.

Ia mengaku tidak menyangka dapat meraih double gold karena melihat banyak poster dari peserta lain yang dinilai kuat. Eno menyebut kemenangan tersebut menjadi sejarah pertama bagi Unhas di skema RSH yang berhasil meraih emas untuk presentasi dan poster.

Eno berharap lebih banyak mahasiswa Ilmu Komunikasi ikut PKM dan Pimnas di tahun berikutnya. Ia menilai kesempatan mengikuti ajang ini sangat berharga bagi mahasiswa yang ingin mencoba hal baru.

Ia juga memastikan riset timnya berpotensi dikembangkan lebih jauh karena modul intervensi yang mereka buat telah mendapatkan hak kekayaan intelektual. Modul tersebut dinilai bisa diterapkan di berbagai perguruan tinggi dengan penyesuaian karakteristik mahasiswa di masing-masing daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here