Tulisan oleh: Nadine Arsetya Prabowo
Editor: Masyita
Communication Study Club (CSC) Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOSMIK) Universitas Hasanuddin (Unhas) mengadakan Kelas Logika sebagai upaya untuk mengasah pola pikir yang logis dan rasional. Kegiatan ini bertempat di Lab Fotografi Departemen Ilmu Komunikasi Unhas, Kamis-Jum’at (27-28/11/2025).
Berlangsung selama dua hari, kegiatan ini menghadirkan dua pemateri: Fahmi Fahrezy yang mengulas “Hakikat Logika dan Berpikir Rasional”, serta Ifkar Al-Haq yang membahas materi “Unsur dan Proses Berpikir Logis.”
Dalam pemaparannya, Fahmi Fahrezy menegaskan bahwa inti atau garis besar dari pengertian logika dapat dirangkum ke dalam tiga kata kunci utama yaitu aturan, berpikir, dan benar.
Selain itu, ia juga menjelaskan, berpikir logis dan rasional dimulai dari mengidentifikasi sebuah konsep, merumuskan proposisi yang memiliki nilai benar atau salah, serta menggunakan penalaran untuk mencapai kesimpulan yang tepat.
“Budaya berpikir Barat cenderung objektivitas dan berbasis angka. Sementara itu, budaya berpikir Timur menekankan pencarian kebenaran melalui cara meditasi,” Jelasnya
Pada hari kedua, Ifkar Al-Haq membahas perkembangan logika yang berawal dari kepercayaan pada mitos-mitos di Yunani Kuno, hingga membahas silogisme sebagai salah satu bagian dalam logika.
Lebih lanjut, mengenai 4 matriks dalam logika Aristoteles yang dikenal sebagai A (Universal Affirmative), E (Universal Negative), I (Particular Affirmative), dan O (Particular Negative).
“Argumentasi berpusat pada keempat bentuk matriks tersebut sebagai dasar untuk menyusun dan memenangkan argumen,” ungkapnya
Terakhir, Ifkar Al-Haq mengajak untuk mempelajari lebih dalam mengenai logika modus sebagai bentuk logika pada kemungkinan seberapa dekat suatu peristiwa berada antara kemustahilan dan keniscayaan.




