Artikel

Mahasiswa KKN Unhas Dampingi Ritel Pangan Desa Pajukukang Tingkatkan Keamanan Pangan

Tulisan oleh: Adrian Saputra

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Desa Pajukukang melaksanakan program Pendampingan Keamanan Pangan kepada Ritel Pangan di Desa Pajukukang, Kabupaten Bantaeng. Kamis-Sabtu, (13/07-06/06/2026). Program ini menyasar pelaku usaha ritel pangan yang berhadapan langsung dengan masyarakat dalam penyediaan berbagai kebutuhan pangan sehari-hari.

Pendampingan dilakukan kepada empat ritel pangan yang telah terdata di Desa Pajukukang. Kegiatan diawali dengan survei awal untuk mendata ritel sekaligus mengidentifikasi jenis produk yang dijual, sistem penyimpanan, serta kebiasaan pengelolaan pangan di masing-masing toko.

Selanjutnya, Tim KKN melakukan observasi langsung untuk melihat penerapan keamanan pangan di lapangan. Observasi mencakup kondisi kebersihan tempat, pemisahan bahan mentah dan matang, penyimpanan pangan, serta kelengkapan label dan tanggal kedaluwarsa produk.

Hasil observasi kemudian menjadi dasar pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) kepada pemilik dan karyawan ritel. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan 5 Kunci Keamanan Pangan, yaitu menjaga kebersihan, memisahkan bahan mentah dan matang, memasak dengan sempurna, menyimpan pangan pada suhu aman, serta menggunakan air dan bahan baku yang aman. Materi disampaikan melalui diskusi dan praktik langsung di lokasi ritel.

Penanggung jawab program, Adrian Saputra, mengatakan pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku ritel menerapkan praktik keamanan pangan dalam aktivitas usaha sehari-hari.

“Melalui pendampingan ini, diharapkan ritel pangan di Desa Pajukukang mampu menerapkan standar keamanan pangan yang lebih baik sehingga konsumen dapat memperoleh produk yang aman, sehat, dan layak konsumsi,” ujarnya.

Setelah bimtek, Tim KKN kembali melakukan observasi akhir untuk melihat perubahan dan penerapan yang dilakukan oleh masing-masing ritel. Hasil observasi tersebut kemudian digunakan sebagai bahan evaluasi sekaligus rekomendasi tindak lanjut.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas berharap penerapan keamanan pangan di tingkat ritel dapat semakin baik, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pangan yang lebih sehat dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk yang dijual di Desa Pajukukang.

Kosmik

Recent Posts

Departemen Ilmu Komunikasi Unhas Sambut Resmi 172 Mahasiswa Baru

Tulisan oleh: Nur Muthya Salwa Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin (Unhas) Menyambut 172 mahasiswa baru…

10 hours ago

Dari Organisasi hingga Dunia Kerja, Alumni dan Mahasiswa Berprestasi Komunikasi Bagikan Pengalamannya pada PKKMB Departemen Ilmu Komunikasi

Tulisan oleh: Putri Khairunnisa Dua alumni dan Mahasiswa Berprestasi Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin (Unhas) membagikan…

10 hours ago

PKKMB FISIP Unhas, Dekan Ingatkan Hak dan Kewajiban Berkuliah pada Mahasiswa Baru

Tulisan oleh: Faizah Nur Aisya Syamsuar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin…

2 days ago

Dari Bahan Baku hingga Produk, Mahasiswa KKN-T Unhas Dampingi Pembuatan Kerupuk Gabus

Tulisan oleh: Joshua Dionichi Chandra Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 melaksanakan pelatihan…

4 days ago

Bekali Perencanaan Usaha, Mahasiswa KKN-T Unhas Sosialisasikan Business Model Canvas di Soreang

Tulisan oleh: Joshua Dionichi Chandra Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 melaksanakan program…

4 days ago

PKKMB 2026: Unhas Dorong Mahasiswa Tumbuh dengan Inovasi dan Berdampak

Tulisan oleh: Siti Zaenab Al Fitriyah Universitas Hasanuddin (Unhas) menyambut 10.401 mahasiswa baru melalui Pengenalan…

4 days ago