Bertemakan Perempuan, Ini Dia Rekomendasi Buku Spesial Perayaan Hari Kartini 

0
750

Penulis : Salsabila Qurrata A’yun | Foto : Ayu Andira

21 April, selamat Hari Kartini untuk semua perempuan hebat Indonesia! Untuk turut merayakan Hari Kartini, baiknya diisi dengan melakukan aktivitas positif yang bermanfaat, salah satunya yaitu dengan membaca buku. Dibawah ini adalah beberapa rekomendasi buku yang bertemakan dan mengisahkan tentang perempuan :

1. Kim Ji Yeong, Lahir 1982

Ditulis oleh Cho Nam Joo, buku ini sukses menjadi fenomenal dan sensasional di Korea Selatan. Akibat isu yang diangkat masih tabu untuk dibicarakan sebagian besar orang, yaitu tentang kesetaraan gender, patriarki, dan misoginis. Dengan judul yang sama, buku ini juga telah diadaptasi ke layar lebar, yang diperankan oleh aktor ternama Jung Yu Mi dan Gong Yoo.

Buku ini mengajak pembaca untuk masuk ke dalam kisah tokoh utama Kim Ji Yeong, yang berjuang dengan segala aspek kehidupannya, mulai dari karir, keluarga, dan sosial, di tengah tekanannya menjadi seorang perempuan di Korea Selatan.

Beberapa hal yang menarik dari buku ini antara lain adalah pemaparan kisahnya yang dilengkapi dan didukung oleh data, misalnya seperti data tentang ketidakseimbangan jumlah gender yang terjadi pada tahun 1980-an di Korea Selatan. Jadi, bukan cuman karangan belaka namun isu dalam kisah ini memang nyata adanya. Selain itu, penulis berhasil menarasikan perjalanan, pergolakan, dan perjuangan Kim Ji Yeong dengan begitu dalam sehingga pembaca pun turut dapat merasakan kekelaman yang begitu emosional dan menyayat hati.

Kim Ji Yeong Lahir 1982 merupakan buku yang patut dan penting untuk dibaca oleh setiap orang. Bacaan yang dapat mengedukasi tentang permasalahan di sosial yang masih jarang digaungkan bunyinya.

2. Sihir Perempuan

Buku dengan judul yang unik ini merupakan karya dari Intan Paramaditha, seorang akademisi Indonesia. Sihir Perempuan bukan sekedar novel biasa, namun kumpulan dari 11 cerita pendek tentang perempuan-perempuan yang tidak patuh. Dalam buku ini, pembaca akan diajak untuk hanyut dalam kisah gelap yang beriak dan berdarah terpintal dalam kegelapan.

Penulis berhasil menarasikan setiap ceritanya dengan begitu unik, berani, dalam, dan gelap. Ke-11 cerpen tersebut masing-masing memiliki keunikan dan benar-benar seakan memiliki “jiwanya” tersendiri. Dalam buku bercover merah ini, pembaca akan disuguhkan kisah tentang karyawati, ular, malaikat, setan, vampir, dan tokoh-tokoh unik lainnya, yang tak henti akan mengagetkan pembaca.

Sihir Perempuan merupakan bacaan yang akan mengungkap sisi-sisi lain perempuan, yang dibalur dengan unsur magical realism, mitos-mitos, dan dongeng-dongeng. Menarik bukan?

3. Pulang

Buku yang terdiri dari 460 halaman ini bergenre historical fiction yang merupakan karya dari Leila S. Chudori. Berlatar tentang tiga peristiwa bersejarah, Indonesia 30 September 1965, Prancis Mei 1968, dan Indonesia Mei 1998. Penulis berhasil menggiring pembaca untuk masuk ke dalam kisah kelam para eksil politik.

Walaupun yang menjadi tokoh utama dari kisah ini merupakan pria bernama Dimas Suryo, namun ada sosok perempuan yang menarik untuk ditilik sudut pandangnya, yaitu Lintang Utara, anak dari Dimas Suryo. Lahir dan besar di Prancis, tak membuat Lintang Utara lupa akan kampung halaman ayahnya, Indonesia. Dengan predikat “anak dari eksil politik”, Lintang Utara tetap memberanikan diri untuk pergi ke Indonesia. Saat itulah pembaca akan disajikan perjalanan dan perjuangan Lintang Utara dalam menemukan identitas dirinya dengan segala tekanan dan stigma yang terbentuk di sekitarnya.

Lintang Utara menggambarkan sosok perempuan yang berani mengambil resiko, berani dalam bertindak, dan berani dalam menentukan pilihan hidupnya. Walaupun, tentunya itu semua ia lalui dengan proses panjang yang penuh rintangan dan luka.

Dalam buku ini, pembaca tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang sejarah Indonesia saja namun juga turut dapat merasakan emosi yang bergejolak pada masa kelam tersebut. Pulang akan membawa pembaca untuk mengarungi kisah sebuah pengorbanan, perjuangan, kerinduan tak bertepi, kegundahan yang tiada tara, dan cinta yang akan tetap hidup.

Nah, itulah 3 rekomendasi buku bertemakan perempuan yang patut dibaca untuk menemani merayakan Hari Kartini kali ini. Sekali lagi, Selamat Hari Kartini! Panjang unur perjuangan perempuan-perempuan hebat Indonesia!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

13 + 10 =