Selain Ketupat, Inilah Tujuh Makanan Khas Idulfitri di Berbagai Negara

0
599

Teks oleh Wadia Nur Asyirah

Foto oleh freepik.com

Hari Raya Idul Fitri dirayakan oleh seluruh umat muslim di berbagai belahan dunia. Selain bermaaf-maafan, lebaran juga diidentik dengan hidangan khas yang sayang jika dilewatkan. Hidangan tersebut seolah wajib dicicipi saat bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat terdekat. Di Indonesia sendiri umumnya akan ditemukan opor ayam, rendang, ketupat, dan lain-lain. Di negara lain juga ada hidangan khas dalam menyambut Hari Lebaran. Berikut telah dirangkum tujuh hidangan khas dari berbagai negara:

  1. Turki
    Orang Turki gemar terhadap hidangan yang manis-manis. Itulah yang membuat Lebaran di Turki dikenal dengan “Seker Bayrami” atau Festival Makanan Manis. Orang Turki akan menyajikan banyak makanan manis saat Hari Lebaran. Salah satu penganan manis khas Turki ialah Lokum atau Turkish Delight. Manisan khas Turki ini terbuat dari gel pati berbentuk potongan-potongan kecil berupa kubus atau bundar serta ditaburi gula.
    Nah selain Lokum, ada juga penganan manis yang tidak boleh dilewatkan saat Hari Raya, yakni Baklava. Baklava merupakan kue berstruktur berlapis-lapis berisi kacang yang dihidangkan bersama madu atau sirup. Cocok nih buat kamu pecinta Pastry!
  2. Somali
    Usai merayakan shalat idulfitri, warga muslim Somali di Afrika akan menyantap hidangan wajib bernama Cambabuur.
    Cambabuur merupakan roti fermentasi yang dibumbui bahan rempah-rempah, seperti bawang merah, bawang putih, jinten, kunyit, saffron, serta cabai (tergantung selera). Roti ini disebut-sebut sebagai roti lebaran khas Somalia.
  3. Rusia
    Warga muslim di Rusia merayakan idulfiitri dengan meriah bersama sajian khusus bernama Manti. Manti adalah hidangan sejenis pangsit kukus. Sekilas, terlihat seperti siomai di Indonesia. Manti dibuat dengan bahan adonan tepung yang diisi dengan campuran daging giling dan kentang. Jika tidak suka daging sapi atau kambing, manti juga bisa dibuat dengan daging ayam yang sudah dihaluskan.
  4. Suriah
    Walau konflik memanas di kota Suriah, warga muslim tetap merayakan Hari Lebaran dengan keluarga dan kerabat. Hari istimewa itu disajikan dengan makanan khas lokal, yaitu Mamounia. Bentuknya seperti puding yang dibuat dengan bahan dasar tepung semolina yang dicampur mentega, gula, susu, dan air dari bunga mawar. Untuk hiasannya, Mamounia disajikan dengan bubuk kayu manis, almond yang sudah dicincang, dan kelopak bunga mawar segar atau yang sudah dikeringkan.
  5. India
    Di India, bersilaturahmi ke kerabat dan tetangga menjadi meriah dengan hidangan khusus Sevaiyan Ki Kheer.
    Hidangan penutup ini terbuat dari bihun yang sudah dipotong kecil-kecil yang kemudian dicampur dengan gheek (sejenis mentega) serta irisan almond.
  6. Cina
    Kemeriahan Hari Lebaran di negara Cina ditemani dengan hidangan khas negara tersebut, yakni You Xiang.
    Makanan ini berbahan dasar tepung, ragi, minyak, dan garam yang bisa dimakan dengan sup atau nasi. Proses pembuatan You Xiang ini terbilang unik. Pasalnya, setiap juru masak akan menyucikan diri dengan berwudhu dan membakar dupa disepanjang prosesnya.
  7. Indonesia
    Nah, siapa yang tak tahu cita rasa ketupat? Hidangan ini seakan menjadi ikon bulan Ramadhan di Indonesia. Tak heran, ketupat akan sering dijumpai apabila hari Lebaran makin dekat.
    Ketupat berbahan dasar beras yang dibalut dengan pembungkus yang terbuat dari anyaman daun kelapa muda (janur), atau kadang-kadang dari daun palma lain. Makanan ini biasa disajikan dengan hidangan seperti opor, rendang, atau berbagai hidangan lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × 5 =