Penulis : Ichwan Aziizil | Ilustrasi : Ichwan Aziizil
Tak ada syair untuk mengawali hari ini, yang ada hanya kerinduan yang begitu mengintervensi, Ia hadir menjadi risalah hati, saat semua sibuk menyibukkan diri. Satu demi satu batang rokok ku bakar dan menghisapnya, tak lantas mengusir kegundahan di kepala, di hati serta jiwa dan raga. Cepatlah pulih, aku rindu duduk melingkar bersama, bercengkrama dan berbagi kisah suka serta duka.
Jangan kemana mana. Setelah ini, setelah semua hiruk pikuk dan pandemi sialan ini usai, kita kembali keruang kita yang dulu, yang tak legam termakan waktu. Menghisap rokok sruput gayo atau kintamani andalan kita. Jaga diri masing masing, itu adalah cara menjaga keluarga kita juga.
Sampai berjumpa di ruang bercengkrama selanjutnya
#dirumahaja
Tulisan oleh: Faizah Nur Aisyah Syamsuar Pendiri Kakufood, Fadil Ihsan, hadir sebagai pembicara dalam sesi…
Tulisan oleh: Sitti Zaenab Al Fitriyah Kelompok Pengembangan Periklanan (KPP) Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Kosmik)…
Tulisan oleh: Zildan Maulana Yusuf Yes, and how many times must a man look upBefore…
Tulisan oleh: Nur Muthya Salwa Judul Film: Spider-Man: Brand New DaySutradara: Destin Daniel CrettonPenulis Skenario:…
Tulisan Oleh: Aflahulkhalis Klub Kine dan Fotografi (KIFO) Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Kosmik) Universitas Hasanuddin…
Tulisan Oleh: Nadine Arsetya Prabowo Ada hal-hal yang selama ini begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari…