Tulisan oleh: Amira Yaumil Azmi kk
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan kegiatan edukasi dan praktik pembuatan ecoenzym. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan ini dilaksanakan di Kelurahan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sabtu, (25/07/2026)
Penyampaian Materi disampaikan oleh Muh. Arafat, mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian, bersama Dizah, mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Program Studi Kimia. Keduanya menjelaskan perihal pengertian, manfaat, bahan, serta tahapan pembuatan ecoenzym.
“Ecoenzym dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami, pupuk organik cair, penghilang bau, hingga membantu mengurangi pencemaran lingkungan akibat penumpukan sampah organik,” ujar Muh. Arafat.
Setelah sesi penyampaian materi, peserta diajak mempraktikkan secara langsung proses pembuatan ecoenzym menggunakan limbah organik, gula merah, EM4, dan air sesuai komposisi yang telah ditentukan. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme masyarakat yang tinggi melalui sesi diskusi dan tanya jawab.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Unhas berharap masyarakat Kelurahan Massepe semakin peduli terhadap pengelolaan sampah berbasis rumah tangga serta mampu mengolah limbah organik menjadi produk yang bermanfaat, ramah lingkungan, dan berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.




