Jejak Waktu Sampah, Inovasi Edukasi Lingkungan Mahasiswa KKN-T Unhas di Pajukukang

0
64
Foto: Dokumentasi pribadi

Tulisan oleh: Muh Alwan Zulfauzi Rahmat

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Pajukukang 2 menghadirkan papan edukasi bertajuk “Jejak Waktu Sampah” . Program ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat pesisir terhadap pengelolaan sampah melalui edukasi mengenai waktu penguraian berbagai jenis sampah di Desa Pajukukang, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Jumat (24/07/2026).

Papan edukasi tersebut menampilkan informasi mengenai estimasi waktu penguraian berbagai jenis sampah, seperti sampah organik, kertas, plastik, kaleng, kaca, hingga styrofoam. Informasi disajikan secara visual dengan contoh nyata sehingga lebih mudah dipahami oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

Penanggung Jawab Program, Muh Alwan Zulfauzi Rahmat, menjelaskan bahwa papan edukasi ini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola sampah.

“Melalui papan edukasi ini, kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa setiap jenis sampah memiliki waktu penguraian yang berbeda. Harapannya, masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengurangi penggunaan produk sekali pakai, memilah sampah sesuai jenisnya, serta menerapkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Program Jejak Waktu Sampah ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga diharapkan menjadi media edukasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Pajukukang.
Keberadaan papan edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menumbuhkan budaya peduli sampah, khususnya di kawasan pesisir.

Melalui papan edukasi ini, Tim berharap agar informasi yang disampaikan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan sebagai tanggung jawab bersama. Selain itu, program ini diharapkan dapat meningkatkan literasi lingkungan sekaligus mendorong terciptanya lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan lestari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here